Habaingendai.com - Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) mengukuhkan dominasinya dalam peta pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat. Melalui transformasi SDM yang masif, UM Bima kini resmi tercatat sebagai perguruan tinggi dengan jumlah tenaga pendidik bergelar Doktor (S3) terbanyak di wilayah Bima dan Dompu.
Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya serius universitas dalam merespons tantangan global dan meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan kualitas pengajaran dan riset.
Dominasi Kualifikasi Akademik
Hingga awal tahun 2026, UM Bima tercatat telah memiliki 30 orang Doktor di berbagai disiplin ilmu. Angka ini merupakan yang tertinggi di antara perguruan tinggi di wilayah Bima-Dompu.
Selain jumlah yang telah ada, UM Bima juga tengah melakukan investasi besar-besaran pada regenerasi dosen. Saat ini, sebanyak 38 dosen sedang menempuh studi lanjut Doktor (S3), baik di universitas top nasional maupun internasional. Jika seluruh studi tersebut rampung, UM Bima diproyeksikan akan memiliki hampir 70 - 80 Doktor dalam waktu dekat.
Transformasi Menuju Kampus Unggul
Rektor UM Bima Assoc.Prof. Dr.Ridwan,S.H,M.H , dalam keterangan persnya, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi untuk membangun ekosistem akademik yang berkualitas.
"Kami sadar bahwa jantung dari perguruan tinggi adalah kualitas SDM-nya. Dengan 30 Doktor dan 38 lainnya yang sedang melanjutkan Doktor, UM Bima siap menghadirkan standar pendidikan kelas dunia bagi masyarakat di Bima dan Dompu. Kami ingin mahasiswa kami mendapatkan bimbingan dari para ahli terbaik di bidangnya, " pungkasnya.
Dampak Strategis bagi Daerah
Keunggulan jumlah pengajar yang bergelar Doktor membawa dampak langsung terhadap beberapa aspek krusial seperti Akselerasi Akreditasi sehingga mempercepat langkah kampus untuk meraih akreditasi "Unggul" di tingkat nasional. Selain itu, menjadi pusat riset daerah. Sebab, kehadiran puluhan doktor di Universitas Muhammadiyah Bima diharapkan mampu memberikan solusi berbasis sains terhadap isu-isu pembangunan lokal di Bima dan Dompu.
Mutu Standar Internasional.
Dosen-dosen lulusan dalam dan luar negeri membawa metodologi pembelajaran terbaru yang diterapkan langsung di ruang kelas. Saat ini 6 orang Dosen Universitas Muhammadiyah Bima sedang melanjutkan Studi di Luar Negeri dengan Beasiswa Penuh Oleh Pemerintah Taiwan.
Pencapaian ini menempatkan UM Bima sebagai pemimpin transformasi pendidikan di wilayah timur Indonesia, sekaligus memberikan jaminan kualitas bagi calon mahasiswa bahwa generasi Bima dan Dompu tidak perlu pergi jauh ke kota besar untuk mendapatkan pendidikan dari para pakar terbaik.
Tentang Universitas Muhammadiyah (UM) Bima:
UM Bima adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah yang berkomitmen pada integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman untuk mencetak generasi unggul yang berdaya saing global. Universitas Muhammadiyah (UM) Bima kini memantapkan posisinya sebagai epicentrum pendidikan tinggi di wilayah Nusa Tenggara Barat dengan mencatatkan diri sebagai kampus yang memiliki tenaga pendidik bergelar Doktor (S3) terbanyak di wilayah Bima dan Dompu.
Kekuatan akademik ini dibuktikan dengan kepemilikan 30 dosen bergelar Doktor serta 38 dosen lainnya yang sedang menempuh studi lanjut S3, sebuah langkah progresif yang menjamin kualitas pengajaran dan riset mutakhir bagi mahasiswanya. Dengan keunggulan sumber daya manusia, UM Bima tidak hanya unggul dalam kualifikasi akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi intelektual yang siap mencetak lulusan berdaya saing nasional dari jantung pulau Sumbawa. (01).
Komentar
