Undangan Nikah Bergaya Jurnal Ilmiah Milik Pasangan Dosen ILKOM UM Bima Viral di Media Sosial

Iklan Semua Halaman

Undangan Nikah Bergaya Jurnal Ilmiah Milik Pasangan Dosen ILKOM UM Bima Viral di Media Sosial

Rabu, 17 Juni 2026


Habaingendai.com - Sebuah undangan pernikahan dengan format mirip jurnal ilmiah milik pasangan Siti Mutmainah, http://M.Kom dan Fathir, http://M.Kom mendadak viral di media sosial. Keunikan desainnya yang memadukan bahasa akademik dengan prosesi pernikahan menuai ribuan komentar warganet.


Undangan berjudul *"JNF: JOURNEY NINA AND FATHIR"* dengan subjudul *"FROM SINGLE DATA TO BIG DATA: PENGGABUNGAN DUA KEHIDUPAN DALAM SATU DATABASE PERNIKAHAN"* itu diunggah pertama kali beberapa hari terakhir dan langsung jadi perbincangan.


Alih-alih format undangan konvensional, lembaran tersebut disusun layaknya naskah publikasi ilmiah. Terdapat bagian "Abstrak", "Keyword", "1. Pendahuluan", "2. Metodologi", hingga "Deklarasi Akad Nikah" lengkap dengan tabel berisi hari, tanggal, waktu, dan tempat pelaksanaan.


Dalam bagian abstrak, pasangan yang sama-sama menyandang gelar Magister Komputer itu menuliskan: _"Pernikahan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT... Perjalanan hidup Siti Mutmainah dan Fathir memasuki fase baru melalui ikatan pernikahan yang suci sebagai bentuk ibadah dan komitmen untuk membangun keluarga yang harmonis."_


Istilah-istilah khas dunia data sains juga muncul. Pernikahan dianalogikan sebagai proses "merge dataset" yang menghasilkan "satu database kehidupan yang lebih kaya, kuat, dan bermakna". Keyword yang dicantumkan antara lain: Pernikahan, Undangan, Keluarga Sakinah, Nina dan Fathir, Perjalanan Kehidupan.


Uniknya, bagian "ISSN" pada undangan itu diisi dengan kalimat jenaka _"ijinkan saya sekeluarga mengundang"_, sementara "DOI" diisi "Akad; 20 Juni 2026, Resepsi 20 Juni 2026".


Berdasarkan informasi dalam undangan, akad nikah akan dilangsungkan pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 15.30 WITA di Lapangan Oi Ncinggi, Dusun Keli, Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.


Siti Mutmainah adalah putri dari Bapak Amrin dan Ibu St Asmah. Sementara Fathir adalah putra dari Bapak Abdul Azis dan Ibu Ramlah.


Viralnya undangan ini menuai beragam reaksi netizen. Banyak yang memuji kreativitas pasangan tersebut karena berhasil menyampaikan nilai sakral pernikahan dengan bahasa yang relate bagi kalangan akademisi dan praktisi IT, tanpa mengurangi esensi sakinah, mawaddah, warahmah.


Fenomena ini menunjukkan tren baru dalam pembuatan undangan pernikahan, di mana personalisasi dan sentuhan profesi pengantin menjadi daya tarik utama (02)