![]() |
| Foto : Proses Pembangunan Mesjid Haedar Nashir Kampus 2 UM Bima |
Habaingendai.com (Bima -NTB), - Universitas Muhammadiyah (UM) Bima memulai langkah besar dalam pengembangan sarana spiritual dengan membangun Masjid Haedar Nashir yang berlokasi strategis di area Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima. (Selasa, 13/01/2026).
Sejak Peletakan batu Pertama Pembangunan oleh Walikota Bima pada tanggal 09 April 2025 pembangunan Mesjid Haedar Nashir mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pembangunan Mesjid tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk menghadirkan pusat peradaban Islam yang berkemajuan di tanah Bima.
Penamaan masjid merujuk pada sosok Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., yang diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh civitas akademika dalam menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi, intelektualitas, dan pengabdian kepada kemanusiaan. Kehadiran Masjid Haedar Nashir di Kampus 2 dirancang untuk menjadi jantung aktivitas mahasiswa yang menyatukan antara kecerdasan akal dan kemuliaan akhlak.
Secara arsitektural, masjid ini akan mengusung konsep modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai lokal, menjadikannya sebagai ikon baru yang mempertegas identitas UM Bima sebagai kampus unggulan. Lebih dari tempat ibadah rutin, gedung ini diproyeksikan menjadi laboratorium penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, tempat di mana gagasan-gagasan besar tentang keislaman yang mencerahkan didiskusikan dan diimplementasikan oleh para mahasiswa serta dosen.
![]() |
| Foto Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Haedar Nashir Oleh Walikota Bima |
Rektor UM Bima, Ridwan menyampaikan, langkah strategis tersebut menjadi jawaban atas pesatnya pertumbuhan jumlah mahasiswa di UM Bima yang memerlukan ruang publik religius yang representatif.
"Pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar universitas untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, di mana prestasi akademik berjalan beriringan dengan kedalaman spiritual. Dengan adanya masjid ini, Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat penyemaian karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas tinggi" Ujar Ridwan.
Selain itu, Pembangunan Masjid Haedar Nashir mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari internal persyarikatan Muhammadiyah, AUM, hingga masyarakat luas di Bima dan Umumnya Nusa Tenggara Barat. Keberadaan Mesjid tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar kampus, menjadi oase spiritual yang terbuka bagi masyarakat umum, serta mempererat ukhuwah islamiyah.
Dengan pembangunan Mesjid Haedar Nashir ini, UM Bima menegaskan komitmennya dalam membangun bangsa melalui jalur pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai ilahiah untuk mewujudkan Indonesia yang berkemajuan. (01).
Komentar

